Welcome

Delete this widget from your Dashboard and add your own words. This is just an example!

Senin, 11 Maret 2013

Kamis, 05 Mei 2011

Mesin Vespa Susah Dihidupkan

Dalam menangani gangguan mesin yang susah dihidupkan / mogok, langkah  pertama yang harus dilakukan adalah memeriksa sistem saluran bahan bakarnya dan sistem pengapiannya. Apabila kedua sistem  tersebut ternyata bagus, maka kerusakan dapat dipastikan pada mesinnya.
Mesin susah dihidupkan biasanya disebabkan:
  1. Mesin banjir.
Gejalanya dapat dilihat dari busi yang basah dan bau bensin menyengat, kalau diselah (kick starter) terasa lebih berat dan ngelawan.
Cara penanganan:
·        Tutup kran bensin, buka gas (throttle) sampai habis kemudian injak selah berulang-ulang sampai hidup.
·        Kalau di selahnya terlalu berat berarti bensin sudah banyak yang masuk ke karter (crankcase), untuk itu busi perlu dilepas dan di selah berulang-ulang, kemudian busi dipasang lagi dan coba dihidupkan.

  1. Spuyer karburator tersumbat atau kotor.
Lepaskan spuyer langsam dan spuyer utama pada karburator kemudian cuci dengan bensin dan ditiup sampai bersih.

  1. Kran bensin tersumbat atau kotor.
Gejalanya apabila di tanki bensinnya ada tetapi di karburator kering atau hanya sedikit bensin. Bersihkan saluran bensin dan kran bensin sampai bensin benar-benar mengalir bebas ke karburator.

  1. Pengapian terganggu.
Gejalanya dapat dilihat dari busi yang tidak mengeluarkan percikan api atau apinya tidak normal apabila di starter. Cara penanggulangannya sebagai berikut:
·        Busi tidak sesuai dengan spesifikasi, jika tidak sesuai ganti dengan busi yang sesuai. (lihat data teknis masing-masing jenis vespa berbeda).
·        Celah elektroda busi tidak tepat, setel celah busi (gap) +/- 0,6 mm
·        Kabel busi atau tutup busi sudah rusak/bocor. Ganti dengan yang baru.
·        Penyetelan pengapian (ignition timing) tidak tepat, setel celah platina atur +/- 0,2 mm
·        Condensor sudah mati, ganti dengan yang baru. (untuk periksa kondisi condensor pergunakan avometer)
·        Koil tegangan tinggi sudah rusak/bocor, ganti dengan yang baru (untuk periksa koil ada caranya tersendiri).
·        Spool pengapian sudah lemah atau mati, cara mengetahuinya tempelkan kabel dari spool ke body kemudian di starter, apabila tidak ada api berarti sudah putus dan perlu diganti dengan yang baru.
·        Untuk vespa yang sudah meggunakan system pengapian CDI (tipe PS, PX, Exclusive, Excel) periksa bagian CDI dan Pulser, apabila ada yang mati ganti dengan yang baru. (untuk periksa CDI dan Pulser ada caranya tersendiri).
Sumber:http://www.blogger.com/blogger.g?blogID=4317402882202183304#editor/target=post;postID=1198113861445702614


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

0 komentar:

Poskan Komentar